Acara Liburan Ke Daerah Wisata Baturaden Yang Menyenangkan

Acara Liburan ke Tempat Wisata Baturaden Yang Menyenangkan - Yups artikel kali ini saya admin blog Dunia Remaja ingin menyebarkan dongeng liburan yang mengasikkan dan menyenangkan ke kawasan wisata di baturaden, purwokerto (jawa tengah) pada hari ahad tanggal 3 mei 2015 bersama istri saya (suryati) dan anak saya (rifqi dermawan). Perjalanan saya mulai dari pukul 10 pagi kurang lebihnya untuk berangkat ke kawasan objek wisata baturaden yang terdapat di purwokerto - jawa tengah dengan menggunakan sepeda motor, ibarat biasanya.. di dalam perjalanan ya sedikit agak macet sih pas memasuki area kebun dalem, yang dimana berbagai orang dan kendaraan yang berlalu-lalang (maklum kali ya, karna hari tersebut merupakan hari minggu, jadinya agak sedikit ramai dan macet).


Setelah melewati area kebun dalem, risikonya perjalanan saya beserta istri dan anak saya lancar kembali, dengan menempuh perjalanan kurang lebihnya setengah jam (30 menit) untuk hingga ke kawasan wisata baturaden ini, pas memasuki area yang bertuliskan "Kawasan Wisata Baturaden" saya agak memperlambat kendaraan saya untuk menikmati sejuknya udara disekitar jalan tersebut yang sangat indah dan berseri, dan tidak usang kemudian risikonya kami sekeluarga hingga juga di baturaden, yang dimana sangat terlihat ramai sekali pengunjung yang tiba untuk berlibur kesana (apa karna hari libur panjang ya selama 3 hari, mulai dari tanggal 1 mei 2015 (hari libur nasional hingga dengan hari minggu) yang menciptakan kawasan wisata baturaden menjadi sangat ramai sekali?? aaaahhh #entahlaaahhh...


Dan sesudah sampai, saya memarkirkan dulu motor saya ke kawasan parkiran yang terdapat diatas jalan, kemudian menuju pintu masuk untuk membeli tiket/karcis yang ada di belahan pintu luar baturaden.. yang dimana diantara posisi kanan dan kirinya terdapat patung semar.. ini ni yang menciptakan anak saya ketakutan jikalau setiap mau masuk ke baturaden, karna ngelihat sosok patung semar yang unyu-unyu dan menggemaskan!!! yang terletak di sisi kanan dan kiri Pintu Masuk Baturaden, heheheheheeee...

Setelah agak usang mengantri membeli karcis masuk ke baturaden (istri saya yang membelinya), karna saya ngejagain anak ketika itu, kemudian kemudian kami sekeluarga masuk ke kawasan wisata baturaden dan menyerahkan 2 karcis yang sudah kami beli tersebut ke bapak penjaga karcis yang berjaga di area pintu masuk tersebut, untuk harga tiket masuknya pun cukup terjangkau lo teman-teman, cuma Rp. 14.000 saja kita sudah sanggup menikmati pemandangan indah yang ada di baturaden. Selain itu, untuk menikmati wahana atau kawasan mainan bawah umur dan sebagainya kita harus membayar 5000 rupiah ke loket yang tersedia, ibarat yang saya lakukan bersama istri dan anak saya, khususnya untuk anak, saya mengajaknya menaiki kereta-keretaan yang ada disana dengan membayar 5000 rupiah, dan tidak usang sesudah itu, kami pindah dan melaksanakan foto selfia layaknya seorang model terkenal!!!! hehehehehheeee (just kidding ya).









Foto-foto diatas merupakan foto kami sekeluarga, yang dimana saya menggunakan jaket berwarna hitam foto bareng bersama anak saya dan istri saya yang menggunakan jilbab/kerudung berwarna pink (merah jambu).

Setelah itu saya pindah kawasan sedikit untuk melaksanakan foto selfie, yang dimana ada 1 buah poster besar (pria dan perempuan yang dimana foto kepalanya tidak ada, jadi saya masukkan kepala saya ke dalam poster foto tersebut bergantian dengan anak saya, ibarat foto yang ada di bawah:




Disini istri saya tidak ikut mengambil fotonya, satu dikarenakan posisi posternya yang agak tinggi, dan menciptakan istri saya ketawa ngakak karna ketika saya dan anak saya difoto, harus menempatkan posisi kepala biar pas.. hehehehheeeee..

Lalu kami sekeluarga melanjutkan perjalanan dengan melihat pemandangan indah yang ada di baturaden, dan ramai sekali pengunjung yang tiba (saya bahagia sekali karna tidak sepi). Sambil berjalan-jalan menikmati pemandangan kami sekeluarga melalui jembatan penyeberangan yang ada di lokasi tersebut, untuk menuju ke lokasi kolam renang, dan tidak sengaja.. saya melihat disitu ada yang menjual jagung bakar (karna kepengen banget makan jagung bakar) risikonya saya membeli satu, karna istri saya tidak kepengen. Sambil menunggu jagung bakarnya mateng, anak saya nangis karna kepengennya jalan terus dan tidak mau berhenti!!

Dan pada risikonya jagung bakarnya pun matang dengan harga 5000 rupiah dan saya memakannnya sambil berjalan (karna si anak maunya jalan teruuuuusssssss). Nah sesudah jalan dan menaiki tangga, saya melihat kawasan mainan untuk bawah umur ibarat odong-odong, tetapi berbentuk kereta, kemudian saya menunjukkan kepada istri saya, biar anak untuk menaikinya. Ada perasaaan ragu sih sebelum menaikinya, karna biasanya anak saya kalo naik apa-apa harus ditemenin sama mamanya (kalo tidak ditemenin bakalan nangis) heheheheeee...

Setelah saya tanyakan kepada anak saya, mau naik kereta-keretaan itu apa tidak, anak saya mengganggut iya mau naik, dan risikonya saya naikkan ke kereta-keretaan tersebut dengan menggunakan sabuk pengaman biar tidak jatuh (agarnya pun sama cuma 5000 rupiah) saja, ni sanggup teman-teman lihat fotonya di bawah:






Anak saya yang menggunakan jaket berwarna hijau muda dengan contoh gambar doraemon dan menggunakan topi berkepala singa (gendut banget bukan anak saya) heheheeeee... owh iya, menaiki permainan ini sanggup dikatakan usang juga lo teman-teman durasinya berkisar antara 10 menitan.. saya saja yang menungguinya sanggup sambil makan jagung bakar (yang saya beli tadi hingga menghisap sebatang rokok) sambil nungguinnya selesai. Setelah selesai dan berhenti, saya menyuruh istri saya untuk sekali lagi si anak naik kereta-keretaan tersebut, soalnya mumpung anak saya anteng dan tidak menangis menaikinya, ya ditambah aja deh, biar sang anak bahagia :)

Setelah selesai dari kawasan itu, saya tetapkan ingin sekali naik pesawat-pesawatan yang ada di pintu masuk baturaden, yang dimana bentuk pesawat ini ibarat kayak beneran lo teman-teman, hanya dengan membeli karcisnya seharga 5000 per orang, risikonya saya membeli 2 karcis untuk masuk ke dalam pesawat tersebut, berikut foto-fotonya yang diambil oleh istri saya:





Setalah masuk kedalam pesawat tersebut, anak saya sempat menangis minta keluar, dengan bujukan rayuan maut.. risikonya anak saya membisu juga dan kami menentukan kursi kawasan duduk. Kirain saya ma pesawat yang saya taikin ini bersama dengan istri dan anak saya akan bergoyang ke kanan dan ke kiri layaknya sebuah pesawat terbang.. eh ternyata dan ternyata, kita hanya menikmati program film dengan layar (seperti nonton layar tancep) yang disuguhkan di dalam pesawat tersebut). Dan masinisnya menanyakan ingin menonton film apa?? yang paling banyak ditonton ialah Tsunami Aceh dan Gunung Merapi Meletus.. sambil menunggu voliing untuk film yang akan diputar, sambil dengan canda tawa, saya bilang aja..  Film Fast & Furious 7 atau nggak  Film Avengers: Age of Ultron.. Heheheheeeee....

Akhirnya para pengunjung tetapkan untuk menonton film peristiwa gunung meletus yang kurang lebihnya berdurasi 15 menit.. Ya sesudah menonton film gunung merapi selesai, risikonya habis pula waktu di dalam pesawat, yang mengharuskan saya, istri dan anak saya turun dan keluar dari dalam pesawat dan mencari kawasan hiburan lainnya, sesudah muter-muter gak terang nyari kawasan istirahat sejenak, eh si anak mala menangis minta jalan terus dan gak mau berhenti.. ya risikonya dilanjutin lagi dah jalannya, dan berhubung perut saya dan istri uda mulai keroncongan!! risikonya saya tetapkan untuk berhenti makan dengan memesan 2 porsi sate ayam (yang dimana harga 1 porsi sate ayam dibandrol dengan harga Rp. 15.000) sambil menunggu sate ayamnya matang, saya membeli mendoan untuk mengisi perut yang uda laper bingitttzzz dan mencari kawasan duduk yang beralaskan dengan karpet dan ditemani pemandangan air mancur dari bawah yang memancur dengan tingginya ke atas.

Dan risikonya mateng juga pesenan saya 2 porsi sate ayam, yang dimana saya sedikit kecewa sih, karna biasanya disediain sambelnya terpisah, ini mala kagak, dan saya minta smabelnya mala dicampur ke bumbu satenya (hufftttt).. lagi enak-enaknya menikmati sate yang saya makan, tiba-tiba mala turun hujan, pertamanya cuma gerimis rintik-rintik dan risikonya mulai gede hujannya, kebetulan sekali, kawasan makan sate saya berada di bawah pohon yang agak besar (walaupun sedikit kena hujan, ya saya terusin aja makan disitu, eh gama usang kemudian hujannya makin besar, yang secara otomatis mengharuskan saya, istri dan anak saya mengungsi mencari kawasan berteduh biar tidak kehujanan (untungnya sate dan mendoannya uda habis dimakan semua) hohohohohhooooo....

Menunggu hujannya berhenti, risikonya saya bilang ke istri saya untuk pulang hingga hujannya mereda gak besar hujannya, berhubung waktu uda mulai sore juga dan risikonya hujan pun reda, dan kami sekeluarga tetapkan untuk pulang, nah di dalam perjalanan pulang risikonya hujan turun lagi dengan derasnya.. yang mengharuskan saya menepi sejenak untuk menggunakan mantel jas hujan bersama dengan istri dan anak saya biar tidak terkena hujan yang lagi turunnya begitu besar. Sambil membawa motor dengan pelan, dan alhamdulillah risikonya kami sekeluarga hingga juga ke rumah dengan selamat :)

Itulah pengalaman saya ihwal Cerita Liburan ke Baturaden pada hari ahad tanggal 3 Mei 2015, semoga coretan langsung saya ini sanggup berkenan di hati pembaca ya, dan jangan lupa ya teman-teman untuk rekreasi ke kawasan wisata baturaden yang ada di wilayah purwokerto (jawa tengah) di waktu liburan kalian, sanggup dengan keluarga, sahabat atau pun pacar untuk menikmati hari liburan kalian disana.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel